Jilbab Muslimah dan Perempuan Eropa Zaman Dulu


Ketika bangsa Eropa pertama kali tiba di Amerika Utara, satu hal yang mereka pikirkan tentang penduduk asli Amerika saat itu adalah bahwasanya mereka sangat barbar, sebab mereka berjalan-jalan dengan telanjang.

Perempuan Eropa saat itu menggunakan tiga lapis untuk pakaian mereka. Ketika mereka datang ke Amerika Utara, mereka juga beranggapan bahwa penduduk asli Amerika itu terbelakang karena berjalan-jalan, kemana-mana tanpa pakaian.

Namun, saat ini... Kita (bangsa Barat), yang berjalan-jalan dengan telanjang, kemudian mengatakan Muslim (yang menutup auratnya) terbelakang, tidak kekinian karena mereka terlalu banyak menggunakan pakaian.

Dapatkah kau bayangkan ada yang lebih kejam daripada ini? Menghalangi wanita menggunakan hijab-nya?

Dr Norman Finkelstein
(American political scientist, activist, professor, and author)

__
Terjemahan by Fais Al-Fatih





Subscribe to receive free email updates: