Ust. Musyafa Ahmad Rahim
Terus terang, semenjak salah seorang kawan yang menjadi dosen di LN mengirim hadits sebagaimana tertera dalam gambar, meskipun dalam konteks yang berbeda, dan juga fokus tema yang berbeda pula...
Aku sangat tergelitik, lalu tergerak untuk mencoba memahami, dan mata ini justru tertumbuk pada bagian akhir hadits.
"... dan sesungguhnya aku harap bertemu Allah di dalam keadaan tidak seorang pun dari kamu menuntut aku lantaran menzhalimi di jiwa atau di harga."
Ya Allah...
Bimbinglah diri yang lemah ini
Jangan sampai di akhirat nanti
Ada seorang bani insani
Yang menuntut diri ini
Dengan suatu kezhaliman, amin.
Bayangkan saja, bahasa Rasulullah SAW, beliau yang غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر (telah diampuni dosa-dosanya yang dulu maupun yang kemudian)...
Terasa sekali ketakutan beliau terhadap kemungkinan adanya seseorang menuntut beliau atas suatu kezhaliman...
MasyaAllah...
Related Posts :
Imam Masjid Istiqlal: Bom Thamrin Adalah Kemungkaran yang Dikutuk Dalam Islam
Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Musthofa Ali Ya’kub menilai ledakan bom yang terjadi di wilayah Thamrin, Jakarta hari Kamis (14/01/2016) la… Read More...
Pimpinan MUI Prihatin Kelakuan "Oknum" KPK Saat Geledah DPR
Tindakan penyidik KPK saat melakukan penggeledahan di DPR Jumat (15/1) yang sangat arogan menimbulkan keprihatinan berbagai pihak.
KH Cho… Read More...
Ini Rekaman Suara Bahrun Naim Bantah Jadi Dalang Bom Sarinah
Sebuah rekaman berdurasi 6 detik yang dipercaya adalah suara Bahrun Naim, beredar di komunitas aktivis gerakan di Solo, Jawa Tengah.
Dala… Read More...
Di Timteng, Militer Turki Peringkat Pertama
Russia Today melansir bahwa kekuatan militer pertama untuk kawasan Timur Tengah pada tahun 2015 ditempati oleh Turki, salanjutnya Israel, … Read More...
Sudah di-Buzzer Media, Prestasi Ahok Jeblok
by Rudyno Nasrial*
Lucu ya.
Saban hari kompas, detik, tempo jejelin berita ahok, dari yang penting hingga ga penting. Smua bacot ahok dar… Read More...