KH Cholil Nafis
(30/1/2016)
Dalam perjalanan untuk mengisi Haul Syaikh Abd Qadir Jailani di PC NU Pangandaran, Jawa Barat mengingatkan tentang kisah Syaikh Abd Qadir muda saat perjalanan menuntut ilmu dari Kailani ke Baghdad.
Pesan ibunya, "Jangan pernah bohong agar ilmumu bermanfaat dan barakah".
Maka saat sampai di Hamadhan, Syaikh Abd. Qadir dihadang rampok. Beliau jujur kalo ia dibekali 80 puluh kepingan emas yang diletakkan di baju bawah ketiaknya oleh ibunya.
Buah kejujuran itu Sang Rampok jadi iba dan mau bertaubat dan akhirnya berguru kepada Syaikh Abd Qadir Jailani.
Riwayat ini ntah shahih atau tidak, tapi yang jelas bahwa kejujuran itu awal dari kebaikan dan bohong itu awal dari malapetaka.
Ayo jujur agar kita dirahmati Allah.
Related Posts :
Malam Tahun Baru, Ridwan Kamil Serukan Doa Bersama Untuk Keberkahan Bandung
Menyambut tahun baru 2016, walikota Bandung Ridwan Kamil menyerukan warga Bandung untuk mengisi dengan kegiatan positif dan menggelar doa … Read More...
LUKISAN KEHIDUPAN
Oleh: Abdullah Haidir, Lc
{Seseorang akan menjadi pembicaraan orang-orang sesudahnya,
Maka jadilah bahan pembicaraan yang baik bagi orang… Read More...
Fahri Hamzah: Popularitas Prabowo Sekarang Jauh Diatas Jokowi, 2016 Ujian Bagi KMP
PRESS RELEASE
2016: UJIAN BAGI KMP dan DPR
Sejak awal, cukup banyak yang ragu apakah KMP atau Koalisi Merah Putih bisa bertahan lama. Sej… Read More...
TvOne Memang Beda, Malam Tahun Baru Siarkan LIVE TABLIGH AKBAR
Saksikan Tabligh Akbar "Do'a Untuk Indonesia"
Bersama Ust. Yusuf Mansur, Taufiq Ismail
Malam ini, Kamis 31 Desember 2015
Pukul 19.00… Read More...
Rahasia Nabi Sabdakan Berlatih Renang-Memanah-Berkuda, Perang Akhir Zaman Senjata Manual
By: Nandang Burhanudin
(1) Ketika membaca fakta di balik fenomena krisis Syam (Syiria, Libanon, Palestina). Kita akan dibuat bingung. Ada… Read More...