[Longsor Banjarnegara] 22 Meninggal, BASARNAS Minta Bantuan Relawan PKS Urus Jenazah



Longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, merupakan bencana yang cukup memprihatinkan di akhir tahun 2014.

DPW PKS Jawa Tengah langsung menerjunkan Relawan PKS ke lokasi bencana dan mendirikan posko bencana.

Diketahui, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (13/12/2014) sore, sebanyak 22 warga setempat meninggal dan 97 lainnya belum ditemukan.

Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng, Amir Darmanto mengatakan posko yang dibuat PKS lebih khusus menangani jenzah atas permintaan Badan SAR Nasional (BASARNAS).

“Ya benar, teman-teman PKS Banjarnegara yang membuat posko tersebut atas permintaan dari Badan SAR Nasional, PKS ditugaskan sebagai koordinator pemulasaraan jenazah korban longsor,” katanya, Sabtu (13/12/2014).

Posko yang terletak di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar tersebut hingga kini digunakan sebagai tempat penampungan jenazah korban tanah longsor, yang diprediksi akan terus bertambah seiring pencarian yang masih terus dilakukan tim gabungan.

Tugas para relawan PKS, kata Amir, adalah melakukan perawatan jenazah. Seperti memandikan, menyolatkan dan mengkafani para jenazah tersebut. “Kita juga akan mengirimkan para relawan PKS dari berbagai daerah di Jateng, diantaranya dari Solo, Purworejo, Semarang, Pekalongan dan Brebes,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi terhadap jenazah korban tanah longsor dihentikan untuk sementara. Cuaca yang tidak memungkinkan menajdi penyebab dihentikannya proses evakuasi tersebut. Rencananya, evakuasi akan dilanjutkan Ahad (14/12/2014) besok.

Proses evakuasi masih menurunkan tim gabungan, yakni elemen TNI/POLRI, Masyarakat, BNPB, BPBD, Pemprov, Relawan PKS dan sejumlah lembagai kemanusiaan dan lembaga sosial di Jateng. (Humas PKS Jateng)


Subscribe to receive free email updates: