Fadli Zon Buktikan Justru Ahoklah Penyebar Provokasi Berbau SARA


[portalpiyungan.com] Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meminta kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai bakal calon incumbent untuk menghentikan pernyataan yang berbau SARA (suku, ras, agama) dalam Pilkada 2017.

"Kami minta Ahok menghentikan pernyataan-pernyataan provokatif yang menyinggung SARA," kata Fadli di Jakarta, Jumat 30 September.

Menurut dia, kritik dan debat adalah hal biasa dalam demokrasi. Akan tetapi, pernyataan yang menyinggung agama bisa ditanggapi berbeda oleh masyarakat. Oleh karena itu, Pilkada ini harus berjalan secara sehat, demokratis, dan konstitusional.

Ia juga mengecam pernyataan Ahok yang mengutip surat Al-Maidah ayat 51. Menurutnya sikap provokatif Ahok ini tak sejalan dengan seruannya selama ini yang meminta agar jangan ada rasis dan isu SARA dalam kampanye.

"Kami mengecam pernyataan Ahok yang mengutip Al-Qur'an surat Al-Maidah ayat 51. Selama ini Ahok banyak menyerukan agar jangan ada isu SARA, jangan rasis di dalam kampanye politik," ujar Wakil Ketua DPR ini.

Ia mengatakan, pernyataan Ahok yang mengutip surat Al-Maidah 51 dengan konteks tidak tepat, jelas merupakan pernyataan provokatif dan bermuatan SARA. Karena, Ahok bukan orang yang memiliki kompetensi untuk mengutip ayat suci umat Islam dan mengajarinya tentang agama.

"Pernyataan Ahok juga sangat tidak tepat, karena itu sama saja dengan melarang umat Islam menjalankan keyakinan ajaran agamanya," tandasnya.

Subscribe to receive free email updates: